Karakteristik pipa air bawah laut
Pipa air bawah laut dapat diangkut secara terus menerus, hampir bebas dari kondisi lingkungan, dan tidak memaksa lapangan minyak untuk mengurangi atau menghentikan produksi karena pembatasan kapasitas fasilitas penyimpanan minyak di laut atau pengambilan tanker antar-jemput yang tidak tepat waktu.
Efisiensi transportasi minyak tinggi dan kapasitas transportasi minyak besar.
-
Tempoh pembangunan pipa air bawah laut pendek, produksi cepat, mudah dikelola, biaya operasi rendah.
Data yang dibutuhkan untuk konstruksi:
(1)Cairan pengiriman: termasuk kategori minyak dan gas, aliran, komponen, kepadatan, viskositas, titik embun, suhu, tekanan, kapasitas panas dan konduktivitas panas.
(2)Geologi rekayasa: Kategori dan karakteristik mekanik tanah dasar laut, karakteristik daya tahan vertikal dan horizontal dasar laut, komposisi permukaan tanah dasar laut, topografi dasar laut, peta permukaan jalur pipa dasar laut dan intensitas gempa bumi.
(3)Data oceanografi: peta kedalaman air, arus laut, gelombang, pasang surut, es, suhu air, garam air laut, distribusi tumbuhan dan hewan di laut, dan visibilitas air laut.
(4)Data cuaca: arah dan kecepatan angin, suhu, tekanan, dan visibilitas.
(5)Informasi lain: peta laut, kabel atau pipa bawah laut yang perlu dilalui, halangan di bawah air, jalur laut, daerah perikanan, dan peraturan pemerintah yang relevan.
